Dibalik Keindahan itu Mereka Menitipkan Harapannya
Tanah yang subur merupakan anugerah Tuhan yang sangat besar yang dirasakan oleh masyarakat dipadumukan Cikembang. Dari tanah yang subur ini, banyak yang berhasil bangkit dan mensejahterakan dirinya. Tanggung jawab pendidik dan mengarahkan anak-anaknya agar bisa menemukan kehidupannya yang lebih baik, setidaknya bisa diimplementasikan oleh banyak orang tua karena barokah dari kesusburan tanahnya ini.
Masyarakat Padumukan Cikembang sangat menyadari, bahwa potensi yang ada disekitarnya ini merupakan hal yang harus dikelola agar bisa diambil manfaatnya. Seiring waktu, orang sini mulai melakukan ikhtiar dengan memanfaatkan potensi alamnya, setelah sekian lama persoalan keadilan dalam pendapatan untuk mensejahterakan keluarga tidak kunjung didapatkan.
Sedikit demi sedikit, ikhtiar itu mulai mengubah keadaan, baik kultur, etos kerja dan semangat hidup masyarakat disini. Kaum muda disini, mulai berani untuk angkat pacul (membawa cangkul) untuk bertempur dengan terik matahari, hujan dan berbagai hal yang dianggap sebagai penghalang oleh kemalasan. Bukan tidak ada, tetapi jarang ditemukan anak muda yang tidak memiliki pekerjaan.
Menjadi buruh tani, kini bukan masalah gengsi, tetapi lebih ditatap sebagai peluang untuk bangkit menuju kemandirian. Dengan fakta seperti ini, telah membuat ringan pekerjaan Negara dalam hal ini pemerintah. Karena persoalan pengangguran dan kemiskinan, tinggal memolesnya dengan program yang bisa membantu mereka semakin semangat menjalani kehidupan ini dan meningkatkan skill serta etos kerjanya sebagai penunjang kemampuannya.
Inci demi inci jalan, dari yang kondisinya baik, hingga jalan yang kondisinya sudah hancur, tidak membuat masyarakat disini mengeluh, mereka jalani semuanya dengan penuh harapan. Karena yang paling penting hari ini adalah bergerak dalam ikhtiar untuk mencari hasil buat bekal kehidupan hari esok dan seterusnya.
Kotor bukan lagi musuh utama, panas bukan lagi problema, hujan bukan lagi halangan berat semuanya telah menyatu dalam harapan besar untuk kemandirian hidup dimasa depan. Pekerjaan petani tidak semata perjuangan untuk kehidupannya sendiri. Dari sinilah kehidupan diperkotaan dipenuhi kebutuhannya.
Kadang miris bila petani selalu menjadi sasaran kesalahan, dengan penggundulan hutan dan lain sebagainya. Bukan menganggap bahwa itu baik, tetapi persoalan kebutuhan yang seharusnya dijawab oleh para pemangku keadilan masih berjalan ditempat, bahkan terkesan membiarkan.
Hutan hijau adalah identitas kekayaan masyarakat yang ada dipegunungan. Menjaga dan melestarikan keberadaannya menjadi kewajiban mereka. Hari ini semuanya mulai mau menjalankan kesadaran itu. Harapan terbesarnya kesadaran ini tidak lagi dijadikan sebagai tunggangan untuk suatu kepentingan.
Semoga Esok hari Padumukan Cikembang Menemukan pesona sejatinya.
Baca Juga : Kebutuhan pokok para petani di Desa Cikembang
Dibalik keindahan itu mereka menitipkan harapannya untuk kehidupan yang lebih baik dihari esok dan seterusnya!
Posting Komentar untuk "Dibalik Keindahan itu Mereka Menitipkan Harapannya"